Get Stories: http://mawarberduri99.blogspot.com

Wednesday, September 30, 2015

KARAKTER ORANG CERDAS MENURUT IMAM AL-GHAZALI

KARAKTER ORANG CERDAS MENURUT IMAM AL-GHAZALI

"Ini salah satu nasihat al-Ghazali dalam Nasihat al-Muluk, yang ia persembahkan kepada Sanjar, Sultan Saljuq Timur:

"Orang yang cerdas memiliki empat tanda yang dapat dikenal. Pertama, ia memaafkan orang yang menganiayanya, dan bersikap tawadu kepada mereka yang lebih rendah. Kedua, ia berlomba dalam berbuat kebajikan dengan orang yang lebih tinggi darinya. Ketiga, ia selalu ingat kepada Allah. Keempat, ia selalu berbicara tentang pengetahuan dan dapat berbicara sesuai dengan tempatnya. Jika ia berada dalam kesulitan, ia selalu mengadu kepada Allah. (Dari sebuah status FB Muhammad Ma'mun)
***

1. Memaafkan orang yang menganiayanya, dan bersikap tawadu kepada mereka yang lebih rendah. Memaafkan, adalah ringan dikatakan tetapi terasa berat untuk dilaksanakan. Memaafkan adalah sebuah tindakan yang memerlukan kesadaran pikiran, kerendahan hati, dan sikap lapang dada yang harus kita miliki.

Memaafkan tidak segampang membalik telapak tangan. Ada sesuatu yang kadang menjadi kendala untuk tidak segera memaafkan. Sakit hati adalah salah satu alasan mengapa kita tidak langsung memaafkan orang yang bersalah kepada kita. Padahal di situlah ujiannya. Pada kesadaran hati untuk memaafkan, meskipun hati kita tersakiti. Di sinilah puncak kesuksesan ujian, manakala sakit hati itu sirna dan berganti dengan penerimaan/pemberian maaf.

Maaf bukan sekadar diucapkan, tetapi dimaknai sebagai ampunan karena kesadaran untuk memaafkan datang dari lubuk hati yang paling dalam. Dengan maaf hubungan pun tetap berjalan normal, sebagai insan yang berkehidupan sosial.

Tawadu adalah sebuah sikap rendah hati kepada orang yang ada di bawah kita. Tidak bersikap sombong, serta tidak menganggap diri lebih hebat daripada yang lainnya. Sikap ini akan berdampak pada hubungan yang harmonis serta pergaulan yang melegakan. Melahirkan rasa suka dan gembira dalam menjalani roda hubungan sosial dalam kehidupan.

2. Berlomba dalam berbuat kebajikan dengan orang yang lebih tinggi darinya. Bersaing dalam berbuat kebenaran dengan hati ikhlas adalah sebuah kecerdasan intelektual, emosional, sekaligus spiritual. Ketika kebajikan dan kebenaran menjadi landasan pikir untuk berbuat, maka energi positif akan melingkupi aktifitas personal. Melahirkan pesona kebajikan untuk terus berlomba dalam kebenaran.

"Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. Al-Baqarah 148)

3. Selalu ingat kepada Allah. Selalu berzikir artinya senantiasa menyebut nama Allah swt. Menyebut semestinya akan selalu ingat, bahwa Allah swt selalu mengawasi kita. Allah swt Maha Melihat, artinya segala tindakan kita berada dalam pengawasan-Nya. Hingga akhirnya, tindakan kita akan selalu ada di jalan yang benar. Tuntutan kebajikan dalam kebenaran yang hakiki.

"Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya." (QS. Al-Ahzab 41)

Orang selalu berzikir artinya mereka selalu ingat kepada Allah swt. Kondisi ini akan menyebabkan seseorang selalu dalam kebenaran, karena di balik segala aktifitasnya, Allah swt selalu mengawasi seluruh tindak tanduknya.

"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd 28)

4. Selalu berbicara tentang pengetahuan dan dapat berbicara sesuai dengan tempatnya. Jika ia berada dalam kesulitan, ia selalu mengadu kepada Allah.

Berbicara apa yang diketahui adalah bagian dari cerdas. Tidak mengada-ada, atau mengatakan sesuatu yang sebenarnya bukan pengetahuannya. Maka, berkata sesuatu yang bukan ahlinya akan berujung pada dusta. Dalam hal ini ada banyak korban yang akan masuk pada jebakan kebohongan. Masya Allah!

Memahami situasi dan kondisi terhadap lawan bicara, pun tempat dimana ia bicara adalah suatu tingkat kecerdasan. Karena dengan memahami lawan bicara, atau menyadari di mana ia berada dan sedang berbicara adalah bentuk pengetahuan yang jauh lebih bermakna. Pembicara tidak akan sia-sia, juga yang mendengarkan akan mengambil hikmah dan faidah dari pembicaraan tersebut. Sebentuk formula kondisi timbal balik dari interaksi yang bermakna besar (positif).
***

Sebagaimana orang cerdas, orang bodoh juga memiliki tanda-tanda.

Pertama, ia selalu berbuat zalim kepada manusia dan bersikap angkuh kepada orang yang lebih rendah.

Kedua, ia bersikap sombong kepada para pemimpin dan para leluhur.

Ketiga, ia berbicara tanpa landasan pengetahuan dan tidak memperbaiki diri setiap melakukan kesalahan.

Keempat, jika ia berada dalam kesulitan ia malah menghancurkan dirinya sendiri dan jika menyaksikan orang lain berbuat kebajikan, ia justru berpaling dan mengerutkan keningnya." (Dari sebuah status FB Muhammad Ma'mun)

Thursday, September 24, 2015

Bersyukur dan Bahagia

Bersyukur dan Bahagia Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Alkisah, ada seorang pedagang kaya yang merasa dirinya tidak bahagia. Dari pagi-pagi buta, dia telah bangun dan mulai bekerja. Siang hari bertemu dengan orang-orang untuk membeli atau menjual barang. Hingga malam hari, dia masih sibuk dengan buku catatan dan mesin hitungnya. Menjelang tidur, dia masih memikirkan rencana kerja untuk keesokan harinya. Begitu hari-hari berlalu.

Suatu pagi sehabis mandi, saat berkaca, tiba-tiba dia kaget saat menyadari rambutnya mulai menipis dan berwarna abu-abu. “Akh. Aku sudah menua. Setiap hari aku bekerja, telah menghasilkan kekayaan begitu besar! Tetapi kenapa aku tidak bahagia? Ke mana saja aku selama ini?”

Setelah menimbang, si pedagang memutuskan untuk pergi meninggalkan semua kesibukannya dan melihat kehidupan di luar sana. Dia berpakaian layaknya rakyat biasa dan membaur ke tempat keramaian.

“Duh, hidup begitu susah, begitu tidak adil! Kita telah bekerja dari pagi hingga sore, tetapi tetap saja miskin dan kurang,̶
... baca selengkapnya di Bersyukur dan Bahagia Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Friday, September 4, 2015

BERANI MENYUARAKAN KEBENARAN

BERANI MENYUARAKAN KEBENARAN Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

16 April 2008 – 13:25   (Diposting oleh: Editor)

“If people would dare to speak …, there would be a good deal less sorrow in the world a hundred years hence. – Jika orang-orang berani bicara …, dipastikan kesedihan di dunia ini akan berkurang bahkan dalam seratus tahun berikutnya.” ~ Samuel Butler The Way of All Flesh

Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah kisah nyata yang terjadi di Cina tentang kecelakaan tragis di area Tiger Taming Hill. Kisah nyata tersebut mengungkap detik-detik sebelum kecelakaan terjadi. Berawal ketika 3 begundal yang kejam dan bengis memaksa seorang wanita sopir bis untuk melakukan tindak asusila.

Sementara itu sebagian besar penumpang tidak sedikit pun peduli. Hati nurani mereka seakan tertutup rapat. Namun ada seorang pria paruh baya yang berusaha melawan keganasan para begundal itu dengan sekuat tenaga dan berteriak kepada rekannya sesama penumpang agar mau menolong. Tetapi usahanya sia-sia, karena tak satupun diantara para penumpang itu bergeming. Sehingga pria itupun terjungkal kesakitan setelah dihajar oleh 3 begundal.

Setelah diperlakukan tidak senonoh, si sopir cantik itu justru berubah menjadi bersikap aneh. Ia tidak menunjukkan kesedihan, namun berlaku kasar kepada pria yang tadi berusaha menolongnya. Dengan nada suara keras sopir wanita tersebut balik mengusir pria tadi ag
... baca selengkapnya di BERANI MENYUARAKAN KEBENARAN Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Antara Aku, Tukang Cukur dan Tuhan

Antara Aku, Tukang Cukur dan Tuhan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sudah panjang. Aku harus memotongnya. Aku langsung mengambil motorku dan pergi ke tukang cukur terdekat.

Kuhentikan motorku di depan toko itu. Tokonya sederhana, menggabung dengan rumah si tukang cukur. Cat warna hijau dengan jendela besar di depan toko itu yang ditulisi dengan cat warna merah, tulisannya adalah “POTONG RAMBUT. RAPI. MURAH. DIJAMIN PUAS”.

Aku langsung mengambil kunci motor dan berjalan masuk ke dalam. Ruangannya sederhana, tembok yang di cat senada dengan luarnya, meja dan kursi yang berwarna putih tanpa pemakai, alat-alat cukur lengkap dengan sisir bermacam-macam, ada yang kecil, ada juga yang besar. Ada yang warna hitam, sampai warna oranye pun ada.
Namun di sini sepi. Tidak ada pelanggan sama sekali, mungkin hanya musik dangdut yang dinyalakan si tukang cukur.

Sesaat aku melihat-lihat, tiba-tiba ada yang menepuk pundakku. Refleks aku langsung berbalik dan melihat sesosok pria hitam kurus berkumis dengan pakaian merah dan celana hitam. Lalu dia tersenyum kepadaku dan berkata, “Mau potong Mas?”. Aku mengangguk dan duduk di kursi putih. Kursi si pelanggan.
“Sepi, Mas?” Tanyaku sambil melihat bayangan si tukang cukur yang sedang mencari guntingnya lewat cermin di depanku ini. Cermin.
“Iya nih, Mas. Mungkin para pelanggan sudah bisa potong
... baca selengkapnya di Antara Aku, Tukang Cukur dan Tuhan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Saturday, August 29, 2015

Jangan Berhenti Di Tengah Badai

Jangan Berhenti Di Tengah Badai Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pada suatu hari, ada seorang anak yg sedang berkendara dengan ayahnya , spt biasanya mereka bekendaraan menuju ke suatu tempat. Dan si anak yg mengemudikan mobil .

Setelah beberapa puluh kilometer, tiba? awan hitam datang bersama angin kencang.

Langit menjadi gelap. Kulihat beberapa kendaraan mulai menepi & berhenti.

"Bagaimana Ayah? Kita berhenti?", si anak bertanya.

"Teruslah mengemudi!", kata sang Ayah.

si anak tetap menjalankan mobil mengikuti perintah ayahnya.

Langit makin gelap, angin bertiup makin kencang. Hujanpun turun dg derasnya .

Beberapa pohon besar bertumbangan, bahkan ada pohon2 kecil yg diterbangkan angin.

Suasana nya sangat menakutkan.

Banyak kendaraan? besar juga mulai menepi & berhenti.

"Ayah...?"

"Teruslah mengemudi, tingkatkan perhatian dan ekstra hati-hati!" kata sang Ayah sambil terus melihat ke depan.

Si Anak tetap mengemudi dgn bersusah payah.

Hujan lebat menghalangi pandangan sampai hanya berjarak beberapa meter saja.

Anginpun mengguncang?kan mobil kecil itu .

Si Anak mulai merasa takut.

Tapi dia tetap mengemudi kan mobil sesuai perintah ayahnya walaupun sangat perlahan.

Setelah melewati bbrpa kilometer ke
... baca selengkapnya di Jangan Berhenti Di Tengah Badai Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Saturday, August 15, 2015

Kho Ping Hoo - BKS#14 - Kisah Si Bangau Putih

Kho Ping Hoo - BKS#14 - Kisah Si Bangau Putih
 Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1Kisah Si Bangau Putih

Seri : Bu Kek Siansu #14

Karya : Asmaraman S Kho Ping Hoo

Bagi mereka yang bukan pedagang keliling dan yang tidak pernah melakukan perjalanan melintasi Tembok Besar, tentu mengira bahwa kekuasaan Kerajaan Ceng yang dipegang oleh bang­sa Mancu tentu berhenti sampai di Tem­bok Besar itu. Padahal, sesungguhnya tidaklah demikian. Bangsa Mancu sendiri merupakan bangsa yang tinggal jauh di utara yang amat dingin, daerah yang keras dan kejam, dan di luar Tembok Besar masih terdapat daerah yang amat luas. Masih ada Propinsi Liaoning dan Jilin yang berbatasan dengan Korea, daerah Mancuria sendiri yang luas, ke­mudian terdapat daerah Mongolia Dalam atau Mongol, dan daerah Mongolia yang lebih luas. Akan tetapi, setelah melewati Tembok Besar memang daerah yang liar dan kejam, dengan tak terhitung banyak­nya bukit di antara padang pasir yang luas dan merupakan lautan pasir yang ganas.

Padang pasir seperti ini memang ga­nas dan kadang-kadang kejam sekali. Dari tulang-tulang kuda, onta, bahkan manusia yang terdapat berserakan di sana-sini dapat diketahui bahwa lautan pasir itu sudah banyak menelan korban. Mayat manusia dan bangkai binatang yang tewas dalam perjalanan melintasi lautan pasir, dibiarkan saja berserakan, membusuk dimakan terik panas matahari, atau digerogoti anjing-anjing serigala dan binatang buas lainnya, dibiarkan tinggal tulang-tulangnya saja yang lama-lama mengering. Lautan pasir
... baca selengkapnya di Kho Ping Hoo - BKS#14 - Kisah Si Bangau Putih Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Wednesday, August 5, 2015

Batik Semakin Asik

Batik Semakin Asik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Pratama Puji

Batik adalah warisan budaya asli Indonesia. Tak terhitung banyaknya motif dan corak batik yang ada di pelosok negeri ini, mulai dari batik Sumatera, batik Yogyakarta, batik Pekalongan, batik Cirebon, bahkan batik Papua. Semuanya memiliki ciri khas masing-masing, simbol dari keragaman warna dalam satu ikatan Bhinekka Tunggal Ika.

Oleh karena itu, ketika terjadi peristiwa klaim batik oleh negeri tetangga, bangsa ini mencak-mencak. Rasa nasionalisme pun muncul, tidak rela melihat warisan nenek moyang kita “dicuri” oleh negara lain. Syukurlah peristiwa tersebut dapat diakhiri dengan penetapan UNESCO PBB bahwa batik memang made in Indonesia. Moment bersejarah tersebut tak dapat dilupakan karena bapak Presiden juga menetapkan tanggal 20 September 2009 sebagai Hari Batik Nasional.

Lantas ketika Batik sudah ditetapkan sebagai budaya asli Indonesia, apakah kita bangga dengan warisan budaya kita sendiri? Dulu, perasaan malu ketika harus memakai batik sempat muncul karena orang memakai batik dianggap kuno, batik identik dengan golongan tua atau orang yang mau pergi “kondangan atau hajatan” saja, namun harus diakui perasaan itulah yang membuat batik kurang mendapat tempat di negeri sendiri, nilai-nilai bat
... baca selengkapnya di Batik Semakin Asik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1